{"componentChunkName":"component---src-templates-verse-by-verse-template-tsx","path":"/37/20","result":{"pageContext":{"data":"{\"languageCode\":\"id\",\"chapterNumber\":37,\"verseNumber\":20,\"verses\":[{\"translationCode\":\"id-indonesian\",\"translator\":\"Indonesian Ministry of Religious Affairs\",\"translationName\":\"Bahasa Indonesia\",\"text\":\"Dan mereka berkata: \\\"Aduhai celakalah kita!\\\" Inilah hari pembalasan.\"},{\"translationCode\":\"id-jalalayn\",\"translator\":\"Jalal ad-Din al-Mahalli and Jalal ad-Din as-Suyuti\",\"translationName\":\"Tafsir Jalalayn\",\"text\":\"(Dan mereka berkata) yakni orang-orang kafir, (\\\"Aduhai!) lafal Ya di sini menunjukkan makna Tanbih (celakalah kita\\\") binasalah kita. Lafal Al-Wail merupakan bentuk Mashdar yang tidak mempunyai kata kerja dari lafalnya sendiri. Kemudian para malaikat berkata kepada orang-orang kafir itu. (Inilah hari pembalasan) hari penghisaban amal perbuatan dan pembalasannya.\"},{\"translationCode\":\"id-muntakhab\",\"translator\":\"Muhammad Quraish Shihab et al.\",\"translationName\":\"Quraish Shihab\",\"text\":\"Orang-orang musyrik berkata, \\\"Wah, binasalah kita! Inilah hari perhitungan dan pembalasan terhadap semua amal perbuatan.\\\"\"}],\"textArabic\":\"وَقَالُوا يَا وَيْلَنَا هَٰذَا يَوْمُ الدِّينِ\"}"}},"staticQueryHashes":[]}